Contoh Puisi Sunda tentang Alam

3 Contoh Puisi Sunda Tentang Alam dan Artinya

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Contoh puisi Sunda tentang alam sekitar kita lengkap dengan arti (terjemah) dan maksudnya. Kita bisa mengekspresikan kekaguman terhadap alam semesta melalui puisi Sunda.

Setiap puisi biasanya mengandung pesan atau amanat dari penulis. Semua orang bisa menebak maknanya, tapi yang paling paham adalah penulisnya. Ketika kamu menulis puisi atau sajak Sunda, maka yang paling tahu artinya adalah kamu sendiri.

Di bawah ini ada beberapa contoh puisi bahasa Sunda tentang alam. Selamat membaca …

1. Laut

Laut kidul ombak katelah rongkah
Caina herang ngabudah
Ninggali na matak betah tumaninah
Nu arulin teu meunang motah
Tong sambarangan miceun runtah
Jaga tingkah jeung paripolah
Basisir nu endah lain tempat awuntah
Batu karang pageuh pengkuh
Hamo babari runtuh
Teu juuh cadu ngangluh
Najan ditubruk ombak anu ngaguruh
Batan ragrag nyuuh anggur pada maluruh

Artinya:

Laut selatang ombaknya terkenal dahsyat
Airnya bening berbusa
Melihatnya bikin betah
Wisatawan jangan banyak tingkah
Jangan sembarangan buang sampah
Jaga sikap dan perilaku
Pantai yang indah bukan tempat maksiat
Batu karang kokoh tangguh
Tidak akan mudah roboh
Tidak lemah pantang mengeluh
Walau dihantam ombak yang berguruh
Daripada jatuh terpuruk mala banyak yang mencari

Maksud (penulis) yang terkandung dalam puisi Sunda tentang alam ini adalah manusia lahir dalam keadaan suci. Tidak boleh dikotori dengan perbuatan buruk atau maksiat.

Pendirian kita harus seperti batu karang yang kuat dan tangguh, prinsipnya tidak mudah goyah. Pantang mengeluh menghadapi masalah. Tidak terpuruk hingga akhirnya dicari orang karena kemampuannya.

2. Gunung

Gunung-gunung anu narangtung
Pangulinan para lutung
Endah nu teu manggih tungtung
Najan kageureudeuh tangtung
Gunung-gunung jalugjug jangkung
Hamo sombong jeung adigung
Cicing
Jempling
Eling
Pinuh ku hariring
Gunung-gunung pageuh ngariung
Bangun nu taya kabingung
Nangtungna teu paluhur-luhur
Nu luhur napak
Nu handap teu muntang

Artinya:

Gunung-gunung yang berdiri
Tempat main lutung-lutung (binatang)
Indahnya tiada ujung
Walaupun terjamah manusia
Gunung-gunung menjulang tinggi
Tidak sombong dan takabur
Diam
Sepi
Ingat
Selalu berzikir
Gunung-gunung kokoh berjajar
Seperti tidak ada kesusahan
Berdirinya tidak saling meninggi
Yang tinggi berpijak
Yang rendah tak berpegang

Maksud yang terkandung dari puisi Sunda ini adalah walaupun punya kekuatan, pasukan, jabatan, dan kekayaan yang melimpah tapi tidak boleh sombong. Bersikap tenang, mawas diri dan selalu ingat pada Tuhan.

Sesama manusia jangan merasa diri paling hebat. Yang besar mengayomi, yang kecil tidak menggantungkan diri. Rukun dan saling mengayomi.

3. Pilemburan

Baheula
Sawah ngaplak hejo lembok
Cai cur cor herang ngagenyas
Nyaian nu keur meujeuhna gede pare
Manuk piit disada pating kalecrit
Matak betah dumuk di lembur
Hirup kumbuh sauyunan jeung batur
Mangsana pare koneng
Sawah heurin ku tangtung
Munding sarakit milu mijah
Kiwari
Ngan kari waasna
Kiwari
Dewi Sri rea nu datang ti peuntas

Artinya:

Dulu
Sawah luas dan subur
Airnya mengalir bening
Mengairi padi yang sedang berisi
Burung pipit bernyanyi
Bikin betah tinggal di kampung
Hidup rukun
Tiba saatnya padi menguning (waktu panen)
Di sawah banyak orang (memanen)
Sawah dibajak sepasang kerbau
Sekarang
Tinggal kenangan
Sekarang
Padi banyak diimpor dari negeri orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *