90 Kosakata Bahasa Jawa – Sunda yang Sama tapi Beda Artinya

Kosakata bahasa Jawa - bahasa Sunda yang sama tapi beda artinya

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Kosakata Bahasa Jawa dan Basa Sunda ternyata banyak yang sama penulisan, bunyi, dan artinya. Beberapa ada juga kata yang mirip bunyi tapi penulisannya beda seperti di bahasa Jawa badhé, di basa Sunda badé.

Suku Sunda dan Suku Jawa memang berada di pulau yang sama, yakni pulau Jawa. Sehingga tidak begitu heran ketika banyak kosakata dan arti yang sama. Meskipun sama tetapi logat Sunda dan Jawa memang beda. Jawa terkenal medok, sedangkan Sunda ‘ringan’.

Contoh, orang Jawa membaca endog itu seperti terdengar ENDOK, sedangkan orang Sunda mengucapkan endog itu ENOG. Ciri khas orang Sunda kalau ngomong tidak kedengaran huruf D di tengah kata. Anduk dibacanya jadi anuk, sendok jadi senok, Bandung jadi banung, dan sebagainya.

Selain itu, banyak juga kosakata bahasa Jawa dan basa Sunda yang sama penulisan dan membacanya tapi beda artinya. Contohnya, abdi dalam bahasa Jawa artinya pembantu, sedangkan di Sunda artinya saya (halus). Memang jangankan beda suku, sesama suku Sunda saja sudah beda dialek.

Bahasa Jawa merupakan bahasa daerah di Indonesia dengan penutur terbanyak. Menurut wikipedia ada sekitar 62 juta orang penutur bahasa Jawa (2010). Sedangkan bahasa Sunda berara di urutan kedua dengan jumlah penutur sekitar 42 juta orang (2010).

Berikut ini 90 kosakata bahasa Jawa yang sama dengan bahasa Sunda tapi artinya beda.

Kata yang sama Arti di bahasa Jawa Arti di Bahasa Sunda
Abdi Pembantu Saya
Adi Bernilai tinggi, memiliki kelebihan Adik
Ajeg Tetap Tegak
Ala Buruk Mengambil buah dari pohonnya
Alas Hutan Bagian
Aling-aling Bersembunyi di balik Penghalang pandangan
Amis Anyir Manis
Ancur Air raksa Hancur
Ari Adik Kalau
Atos Keras Sudah
Babut Permadani Mengambil benih padi dari persemaian
Bade Akan, tebak Akan
Bakal Bahan pakaian, kain, akan Akan
Bangga Meronta Susah
Banjur Terus, kemudian Siram
Banyu Air Hujan
Barang Pertunjukan kesenian berkeliling, barang Barang
Barung Besar; utama Beradu kaki saat sepak bola
Bawa Pembukaan gending Bawa
Beja Beruntung Kabar
Belik Sumber air Ngambek
Bendo Alat pemotong sejenis cerulit Udeng
Boga Pangan Punya
Buntet Buntu, tidak berongga Pendek besar
Buru Kejar Cepat
Cagak Tongkat/ penyangga Cabang
Cakra Senjata dalam pewayangan; lingkaran Tanda silang (x)
Candak Pegang Ambil, bawa
Caplak Penyakit kulit Alat untuk membuat jajar pagi legowo
Carang Ranting Renggang
Catur Empat Omongan
Cecep Hisap Memberi uang bagi anak yang disunat
Ceker Kaki unggas Kaki (kasar)
Cukil Cungkil, congkel Centong nasi
Cunduk Tusuk Tiba saatnya
dadak Harus, terpaksa Tanpa rencana
Dami Jerami nangka Napas
Demek Pegang, sentuh Hidung tidak mancung
Gandeng Gandeng Berisik
Gembul Makan bersama Makannya banyak
Gemuk Lemak, pelumas Pupuk
Genah Gampang, jelas Nyaman
Getek Rakit Geli
Gugu Percaya Dipenuhi
Ider Jualan berkeliling Keliling
Iris Tempat air jatuh dari atap ke tanah Dingin
Jalu Taji Laki-laki, jantan
Jegur Terjun ke dalam air Suara keras
Jejeg Tendang, tegak Pas, cukup
Jejer Bersanding, bersebelahan; berdampingan Merata
Jeneng Nama Jadi pejabat
Kana Sana Ke
Kasep Terlambat Tampan
Kata Bahasa jawa Bahasa sunda
Kesel Capek Bosan lama menunggu
Kodok Katak Rogoh
Koplok Pukul Umpatan karena marah
Labuh Berlabuh Jatuh
Ledok Lebih rendah dari sekelilingnya Kotor
Lemes Lemas Halus
Lemu Gemuk Bubuk sampai halus dan lembut
Mamah Mengunyah Ibu
mantun Sembuh Membaca pantun
Ngemut Menghisap Berpikir
Nyambut Meminjam Menggarap lahan orang
Nyandung Tersandung ” misalkan lagi berjalan tersandung batu “ Punya istri 2
Nyangking Menenteng Memiliki, menguasai ilmu
Nyogok Mengunci Menusuk
Olo Buruk Bujuk
Pias Tidak ada rasanya, hambar Wajah pucat
Pipi Wajah Pipi
Raos Rasa Enak, nikmat
Reged Kotor Tidak enam badan, kurang nyaman bergerak
Remen Seneng Sering
Rengkuh Anggap Membungkuk tanda hormat
Ridu Godaan, halangan Membawa banyak barang di tangan
Semah Istri/suami Tamu
Sidem Tenang, sepi Disimpan tidak dibicarakan
Sing Yang Harus
Tandang Bekerja Beradu
Tepak Tepat, pas, sesuai Tepuk
Tilik Menjenguk Tatap
Udur Berdebat Sakit
Ujub Laksanakan Sombong, takabur
Urut Pijat, sesuai antrian Pijat, bekas
Usik Ganggu Gerak
Wadul Mengadu (dalam omongan); melapor Bohong
Wanda Badan, suku kata; rupa wajah Jenis, rupa
Wedang Air matang; minuman hangat Air nira yang sudah mendidih (bahan gula merah)
Wegah Enggan; malas/kurang semangat Perlu

Baca juga:

Kamus Bahasa Sunda – Indonesia Terlengkap

500++ Translate Basa Sunda Lemes (Halus)

Setelah mengetahui kata-kata bahasa Sunda yang sama dengan bahasa Jawa tapi beda artinya, maka tidak boleh ada salah paham. Masing-masing suku bangsa di Indonesia memiliki kekayaan budaya dan bahasa dengan segala keunikannya.

Walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua, Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika.

Kita boleh, bahkan perlu menguasai bahasa asing untuk pergaulan internasional. Tapi tidak pernah boleh melupakan bahasa daerah dan bangsa sendiri.

Melestarikan budaya dan bahasa daerah sendiri sama dengan melestarikan keanekaragaman budaya bangsa dan menjaga keutuhan NKRI.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *