Arti Asa Kagunturan Madu Karagragan Menyan Putih

Arti Asa Kagunturan Madu Karagragan Menyan Putih

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Orang tua Sunda zaman dulu mewariskan banyak peribahasa. Dalam peribahasa terdapat nasihat, filsafat hidup, gambaran perilaku yang boleh dan tidak boleh dilakukan, atau sekadar perumpamaan. Salah satu peribahasa Sunda yang mengandung perumpamaan adalah asa kagunturan madu karagragan menyan putih.

Arti asa kagunturan madu karagragan menyan putih adalah sangat gembira, bahagia sekali (kacida bagjana atawa kacida bungahna) karena mendapat/mendengar sesuatu yang membahagiakan. Saking gembiranya diibaratkan dengan kaurugan madu dan karagragan kemenyan putih.

Secara bahasa, kagunturan madu atau kaurugan madu artinya kebanjiran madu. Adapun karagragan menyan putih artinya kejatuhan kemenyan putih. Kebanjiran madu dan kejatuhan menyan putih digambarkan sebagai bentuk kebahagiaan yang teramat sangat.

Arti kata-kata penyusunnya menurut kamus

Asa artinya rasa (perasaan).

Kagunturan artinya kebanjiran, asalnya dari kata guntur. Arti kata guntur dalam kamus bahasa Sunda – Indonesia adalah banjir.

Madu yaitu cairan alamiah yang banyak mengandung zat gula yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga dan rasanya manis.

Karagragan artinya kejatuhan, asalnya dari kata ragrag. Arti kata ragrag dalam kamus bahasa Sunda – Indonesia adalah jatuh. Sinonim ragrag dalam bahasa Sunda yaitu murag.

Menyan artinya kemenyan, yaitu getah (eksudat) kering, yang dihasilkan dengan menoreh batang pohon kemenyan.

Putih diambil dari bahasa Indonesia, yaitu representasi kehadiran seluruh warna dasar dalam keadaan maksimum dengan proporsi sama besar.

Baca juga: Arti Mapatahan Ngojay ka Meri

Demikianlah, semoga bermanfaat.