Arti kata adug-adugan dalam kamus bahasa Sunda online

Arti Kata Adug-adugan dalam Kamus Bahasa Sunda Online

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Pengertian, terjemahan, makna, atau arti kata adug-adugan dalam kamus bahasa Sunda – Indonesia adalah meronta-ronta; menggerak-gerakkan badan ingin melepaskan diri dari belenggu.

Secara morfologis, kata adug-adugan /a-dug-a-dug-an/ (verba) merupakan kecap rekaan gabungan dari kecap rajekan dwimurni (adug-adug) ditambah rarangken tukang -an.

Asal katanya dari kecap adug /a-dug/. Kata adug sendiri merupakan morfem dasar terikat, atau dalam bahasa Sunda disebut cakal. Morfem dasar ini tidak bisa langsung jadi kata, melainkan harus direduplikasi atau dibentuk menjadi kecap kantétan.

Contoh kalimat:

Cing tinggali ka kandang! kunaon domba adug-adugan wae? ‘Coba lihat ke kandang, kenapa domba meronta-ronta terus?

Cicing silaing téh tong adug-adugan wae! ‘Diam kamu jangan menggerak-gerakan badan terus.

Kecap kantétan:

Adug songkol – menggerak-gerakkan badan sekuat tenaga karena menahan rasa sakit.

Adug lajer – menggerak-gerakkan badan sekuat tenaga.

Contoh kalimat:

Kabayan keur adug songkol nahan kanyeri. ‘Kabayan sedang bergerak-gerak sekuat tenaga menahan rasa sakit.’

Kabayan keur ceurik meni adug lajer. ‘Kabayan sedang menangis sambil menggerak-gerakan badan sekuat tenaga.

Baca juga: Arti Abrug-abrugan Bahasa Sunda

Penjelasan Tanda Baca

 -  - tanda satu garis datar menunjukkan arti kata.
--  - dua garis datar/ satu garis datar panjang sebagai pengganti kata yang sama atau idem.
 ;   - titik koma menunjukkan sinonim atau persamaan kata.
 :   - tanda titik dua menunjukkan contoh.
  ,  - tanda koma menunjukkan kata turunan.
(1) - tanda angka dalam kurung menunjukkan arti yang berbeda.
( ) - tanda kurung tertutup menunjukkan penjelasan.
 ``   - tanda kutip satu yang mengapit kata/kalimat menunjukkan terjemahan.
 /  - tanda garis miring berarti atau.
Cetak miring - kata-kata Sunda atau bahasa asing.
Cetak tebal - kata Sunda yang diartikan.

Kamus Istilah Tata Basa Sunda

Engang - suku kata.
Kecap - kata.
Jangkar - suku kata yang menjadi asal pembentukan bakal kecap.
Cakal - kata dasar yang sifatnya terikat dan harus dibentuk jadi kecap rékaan.
Bakal kecap - morfem dasar; kata dasar; leksem yang sifatnya bebas atau terikat.
Bagal -- - kata dasar yang sifatnya semi bebas dan bisa dibuat bentuk perintah.
Puhu -- - kata dasar yang bisa langsung jadi kata.
Morfém - satuan bahasa terkecil yang memiliki makna.
-- dasar - morfem yang menjadi dasar pembentukan kata.
-- bébas - puhu kecap.
-- madya bébas - bagal kecap.
-- kauger - cakal.
-- imbuhan - rarangkén, yaitu morfem terikat yang diimbuhkan pada bakal kecap.
Rarangkén - afiks atau imbuhan.
Kecap salancar - kata yang dibentuk oleh satu morfem.
-- rékaan - kata yang dibentuk oleh dua morfem atau lebih.
-- rundayan - kata hasil gabungan morfem dasar dan imbuhan.
-- rajékan - kata hasil pengulangan, baik seluruh, sebagian, maupun perubahan.
-- kantétan - kata majemuk, gabungan dua morfem dasar yang memiliki arti baru.
-- wancahan - singkatan atau akronim.
-- barang - nomina atau kata yang menunjukkan benda atau dianggap benda.
-- sulur - pronomina atau kata ganti orang.
-- panuduh - demonstrativa atau kata penunjuk tempat, cara, jumlah, dll.
-- pananya - interogativa atau kata tanya.
-- pagawéan - verba atau kata kerja.
-- sipat - adjektiva atau kata sifat.
-- bilangan - numeralia atau kata bilangan.
-- panganteb - kata untuk mengeraskan bagian kalimat yang dianggap penting.
-- panganteur - kata untuk mengantarkan kata kerja atau kata sifat.
-- panahap - kata untuk menunjukkan tahapan keadaan atau sifat.
-- panyambung - kunjungsi atau kata untuk menyambungkan bagian kalimat.
-- pangantét - preposisi atau kata depan.
-- panyeluk - interjeksi atau kata seru.
Purwakanti - rima atau bunyi vokal yang mirip.
Murwakanti - sifat purwakanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *