Arti kata teuing dalam kamus bahasa Sunda

Arti Kata Teuing dalam Kamus Bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Pengertian, makna, atau arti kata teuing dalam kamus bahasa Sunda terjemahan Indonesia adalah (1) saya tidak tahu; (2) terlalu. Karena itu, kata teuing termasuk homonim basa Sunda.

Homonim adalah kata yang lafal dan ejaannya sama tetapi memiliki makna yang berbeda.

Baca juga: 12 Contoh Homonim dalam Bahasa Sunda

Contoh penerapan dalam kalimat percakapan Sunda:

(1) saya tidak tahu

Ujang: “Sep, ari ongkos beus ti Bandung ka Garut sabaraha nya?” (Sep, kalau ongkos bis dari Bandung ke Garut berapa ya?)

Asep: “– atuh.” (saya tidak tahu)

Kata teuing (teu nyaho uing) ‘saya tidak tahu’ digunakan untuk sendiri dalam ragam bahasa Sunda loma, bahasa halusnya teu terang.

Contoh penerapan dalam pepatah Sunda:

(2) terlalu

Mun lalajo tong hareup — jeung ulah tukang –. Mun tukang — bisi tijengkang, mun hareup teuing bisi kagaley. Siger tengah we hirupmah.

Artinya tidak boleh terlalu depan dan tidak boleh terlalu di belakang. Sedang-sedang saja.

Secara morfologi, kecap teuing termasuk wangun dasar. Kecap ini bisa diturunkan menjadi kecap rundayan, antara lain:

Teungteuingeun – keterlaluan

Kateuingan – berlebihan; keterlaluan

Baca juga: Arti Atuh dalam Bahasa Sunda

Sinonim : teu nyaho; teu apal (loma), teu terang (halus).

Antonim : apal; nyaho (loma), terang (halus untuk sendiri), uninga (halus untuk orang lain)

Penjelasan Tanda Baca

 -  - tanda satu garis datar menunjukkan arti kata.
--  - dua garis datar/ satu garis datar panjang sebagai pengganti kata yang sama atau idem.
 ;   - titik koma menunjukkan sinonim atau persamaan kata.
 :   - tanda titik dua menunjukkan contoh.
  ,  - tanda koma menunjukkan kata turunan.
(1) - tanda angka dalam kurung menunjukkan arti yang berbeda.
( ) - tanda kurung tertutup menunjukkan penjelasan.
 ``   - tanda kutip satu yang mengapit kata/kalimat menunjukkan terjemahan.
 /  - tanda garis miring berarti atau.
Cetak miring - kata-kata Sunda atau bahasa asing.
Cetak tebal - kata Sunda yang diartikan.

Kamus Istilah Tata Basa Sunda

Engang - suku kata.
Kecap - kata.
Jangkar - suku kata yang menjadi asal pembentukan bakal kecap.
Cakal - kata dasar yang sifatnya terikat dan harus dibentuk jadi kecap rékaan.
Bakal kecap - morfem dasar; kata dasar; leksem yang sifatnya bebas atau terikat.
Bagal -- - kata dasar yang sifatnya semi bebas dan bisa dibuat bentuk perintah.
Puhu -- - kata dasar yang bisa langsung jadi kata.
Morfém - satuan bahasa terkecil yang memiliki makna.
-- dasar - morfem yang menjadi dasar pembentukan kata.
-- bébas - puhu kecap.
-- madya bébas - bagal kecap.
-- kauger - cakal.
-- imbuhan - rarangkén, yaitu morfem terikat yang diimbuhkan pada bakal kecap.
Rarangkén - afiks atau imbuhan.
Kecap salancar - kata yang dibentuk oleh satu morfem.
-- rékaan - kata yang dibentuk oleh dua morfem atau lebih.
-- rundayan - kata hasil gabungan morfem dasar dan imbuhan.
-- rajékan - kata hasil pengulangan, baik seluruh, sebagian, maupun perubahan.
-- kantétan - kata majemuk, gabungan dua morfem dasar yang memiliki arti baru.
-- wancahan - singkatan atau akronim.
-- barang - nomina atau kata yang menunjukkan benda atau dianggap benda.
-- sulur - pronomina atau kata ganti orang.
-- panuduh - demonstrativa atau kata penunjuk tempat, cara, jumlah, dll.
-- pananya - interogativa atau kata tanya.
-- pagawéan - verba atau kata kerja.
-- sipat - adjektiva atau kata sifat.
-- bilangan - numeralia atau kata bilangan.
-- panganteb - kata untuk mengeraskan bagian kalimat yang dianggap penting.
-- panganteur - kata untuk mengantarkan kata kerja atau kata sifat.
-- panahap - kata untuk menunjukkan tahapan keadaan atau sifat.
-- panyambung - kunjungsi atau kata untuk menyambungkan bagian kalimat.
-- pangantét - preposisi atau kata depan.
-- panyeluk - interjeksi atau kata seru.
Purwakanti - rima atau bunyi vokal yang mirip.
Murwakanti - sifat purwakanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *