Arti Teungteuingeun dalam Kamus Bahasa Sunda online

Arti Kata Teungteuingeun dalam Kamus Bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Pengertian, makna, atau arti kata teungteuingeun dalam kamus bahasa Sunda terjemahan Indonesia adalah tega; melakukan perbuatan menyakiti/mengecewakan secara keterlaluan.

Teungteuingeun /teung-teu-i-ngeun/ (adjektiva) terdiri atas lima engang dan merupakan kecap rekaan dalam bentuk dasar kata sifat. Kata tersebut dibentuk dengan rajekan dwipurwa sekaligus dirarangkénan tukang -eun. Asal katanya yaitu teuing.

Baca juga: Arti Kata Teuing dalam Kamus Bahasa Sunda

Contoh kalimat:

Meni teungteuingeun jelema nu miceun runtah wa wahangan.

‘Tega sekali orang yang buang sampah ke sungai.’

Anjeun mah teungteuingeun pisan ka kuring téh.

‘Kamu tega sekali ke saya’

Baca juga: Arti Kata Agag-agagan

Penjelasan Tanda Baca

 -  - tanda satu garis datar menunjukkan arti kata.
--  - dua garis datar/ satu garis datar panjang sebagai pengganti kata yang sama atau idem.
 ;   - titik koma menunjukkan sinonim atau persamaan kata.
 :   - tanda titik dua menunjukkan contoh.
  ,  - tanda koma menunjukkan kata turunan.
(1) - tanda angka dalam kurung menunjukkan arti yang berbeda.
( ) - tanda kurung tertutup menunjukkan penjelasan.
 ``   - tanda kutip satu yang mengapit kata/kalimat menunjukkan terjemahan.
 /  - tanda garis miring berarti atau.
Cetak miring - kata-kata Sunda atau bahasa asing.
Cetak tebal - kata Sunda yang diartikan.

Kamus Istilah Tata Basa Sunda

Engang - suku kata.
Kecap - kata.
Jangkar - suku kata yang menjadi asal pembentukan bakal kecap.
Cakal - kata dasar yang sifatnya terikat dan harus dibentuk jadi kecap rékaan.
Bakal kecap - morfem dasar; kata dasar; leksem yang sifatnya bebas atau terikat.
Bagal -- - kata dasar yang sifatnya semi bebas dan bisa dibuat bentuk perintah.
Puhu -- - kata dasar yang bisa langsung jadi kata.
Morfém - satuan bahasa terkecil yang memiliki makna.
-- dasar - morfem yang menjadi dasar pembentukan kata.
-- bébas - puhu kecap.
-- madya bébas - bagal kecap.
-- kauger - cakal.
-- imbuhan - rarangkén, yaitu morfem terikat yang diimbuhkan pada bakal kecap.
Rarangkén - afiks atau imbuhan.
Kecap salancar - kata yang dibentuk oleh satu morfem.
-- rékaan - kata yang dibentuk oleh dua morfem atau lebih.
-- rundayan - kata hasil gabungan morfem dasar dan imbuhan.
-- rajékan - kata hasil pengulangan, baik seluruh, sebagian, maupun perubahan.
-- kantétan - kata majemuk, gabungan dua morfem dasar yang memiliki arti baru.
-- wancahan - singkatan atau akronim.
-- barang - nomina atau kata yang menunjukkan benda atau dianggap benda.
-- sulur - pronomina atau kata ganti orang.
-- panuduh - demonstrativa atau kata penunjuk tempat, cara, jumlah, dll.
-- pananya - interogativa atau kata tanya.
-- pagawéan - verba atau kata kerja.
-- sipat - adjektiva atau kata sifat.
-- bilangan - numeralia atau kata bilangan.
-- panganteb - kata untuk mengeraskan bagian kalimat yang dianggap penting.
-- panganteur - kata untuk mengantarkan kata kerja atau kata sifat.
-- panahap - kata untuk menunjukkan tahapan keadaan atau sifat.
-- panyambung - kunjungsi atau kata untuk menyambungkan bagian kalimat.
-- pangantét - preposisi atau kata depan.
-- panyeluk - interjeksi atau kata seru.
Purwakanti - rima atau bunyi vokal yang mirip.
Murwakanti - sifat purwakanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *