Arti lirik lagu es lilin dan maknanya

Arti Lirik Lagu Es Lilin dan Maknanya (Rumpaka Kawih)

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Lirik lagu Es Lilin, atau dalam bahasa Sundanya disebut rumpaka kawih Es Lilin. Kawih Es Lilin termasuk kawih periode kedua yaitu pada zaman Jepang atau sekitar tahun 1950-an.

Rumpaka nyaeta teks lagu. Rumpaka artinya sama dengan lirik atau tulisan karya sastra indah yang dilengkapi dengan nada.

Sedangkan kawih berasal dari kata kavy (baca: kawi) artinya syair. Pengertian kawih nyaeta untaian kata yang ditulis oleh pujangga atau seniman serta memiliki birama yang tetap. Sehingga rumpaka kawih Es Lilin dapat diterjemahkan sebagai lirik lagu Es Lilin.

Kawih beda dengan pupuh. Kawih tidak terikat oleh aturan atau patokan-patokan seperti pada pupuh. Kawih sudah dilengkapi dengan aturan titilaras dan memiliki unsur-unsur seperti tema, nada, rasa, dan amanat.

Baca juga: 17 Jenis Pupuh Sunda dan Contohnya

Kawih merupakan cikal bakal seni vokal masyarakat Sunda yang diwariskan secara turun temurun. Dilihat dari sejarahnya, kawih terbagi 3.

  1. Kawih buhun (kuno), periode sebelum zaman Jepang sampai zaman Jepang. Contoh kawih buhun ialah Banjar Sinom.
  2. Kawih zaman Jepang sekitar tahun 1950-an. Contohnya Es Lilin, Balon Ngapung, Gehger Sore, dan Bandowati.
  3. Kawih wanda anyar, dimulai dari tahun 50-an sampai sekarang. Contoh kawih wanda anyar antara lain Anggrek Japati, Hujan Munggaran, Angin Priangan, Cinta Nusa, dan Baju Hejo.

Lirik Lagu Es Lilin dan Artinya

Bait pertama

Es lilin mah dunungan kalapa muda
Dibantun mah dunungan ka Sukajadi
abdi isin dunungan samar kaduga
sok sieun mah aduh henteu ngajadi

Artinya:

Es Lilin mah majikan (tuan/nyonya) kelapa muda
Dibawa mah majikan (tuan/nyonya) ke Sukajadi
Saya malu majikan (tuan/nyonya), serba bingung/ salah tingkah
Takut aduh tidak berjodoh

Bait kedua

Es lilin mah dunungan didorong-dorong
dibantun mah dunungan dibantun ka sukajadi
abdi isin dunungan samar kaduga
sok inggis mah aduh henteu ngajadi

Artinya:

Es lilin mah majikan (tuan/nyonya) didorong-dorong
Dibawa mah majikan (tuan/nyonya) ke Sukajadi
Saya malu majikan (tuan/nyonya), serba bingung/ salah tingkah
Takut aduh tidak berjodoh

Bait ketiga

Es lilin mah ceuceu buatan Bandung
Dicandak mah geuning ka Cipaganti
Abdi isin jungjungan duh bararingun
Sok inggis mah aduh henteu ngajadi

Artinya:

Es lilin mah nyonya/kakak/mbak buatan Bandung
Dibawa mah ternyata ke Cipaganti
Saya malu kekasih duh serba bingung
Khawatir aduh tidak berjodoh

Bait keempat

Itu saha dunungan nu nungtun muding
Digantelan gening ku saputangan
Itu saha dunungan nu ginding teuing
Sihoreng mah aduh geuning jungjunan

Artinya:

Itu siapa majikan (tuan/nyonya) yang menuntun kerbau
Digantungi sapu tangan
Itu siapa majikan (tuan/nyonya) yang gaya sekali
Ternyata aduh ternyata kekasih

Bait kelima

Es lilin mah ceuceu di kalapaan
Raosna mah geuningan kabina-bina
Abdi alim dunungan paduduaan
Sok sieun mah dibantun kamana-mana

Artinya:

Es lilin mah nyonya/mbak pakai kelapa
Nikmatnya luar biasa
Saya tidak mau majikan (nyonya/tuan) berduaan
Takut dibawa ke mana-mana

Bait keenam

Kamana mah geuningan ngaitkeun kincir
Ka kaler mah ka kaler katojo bulan
Kamana mah dunungan ngaitkeun pikir
Moal paler duh da ku sabulan

Artinya:

Kemana ya mengaitkan kincir
Ke timur mah ke timur tersorot bulan
Kemana ya majikan (tuan/nyonya) mengaitkan pikir
Tidak bisa melupakan kesedihan dalam sebulan

Makna lagu Es Lilin

Lagu Es Lilin dibangun oleh 6 pada (bait), masing-masing pada dibangun oleh 4 padalisan (baris). Baris ke-1 dan ke-2 merupakan sindir atau cangkang (kulit), baris ke-3 dan ke-4 merupakan isi.

Dalam setiap baris atau padalisan, suara ujung vokalnya murwakanti (mirip). Namun posisi purwakantinya pacorok, baris pertama murwakanti dengan baris ketiga, baris kedua murwakanti dengan baris keempat.

Sindir lagu ini menceritakan tentang kuliner buatan Bandung. Lirik yang menceritakan lezatnya rasa es lilin terdapat pada bait ke-5 bagian sindir (baris ke-1 dan ke-2).

Isinya adalah tentang rasa cinta seorang mojang (gadis) kepada seorang jejaka. Hal ini bisa dilihat terutama dari bait ke-4 baris ketiga dan keempat.

Tetapi, si mojang tersebut tidak berani mengungkapkan perasaannya. Dia malu, bararingung (serba bingung) dan samar kaduga (tidak tahu harus berbuat apat). Dia juga khawatir tidak berjodoh tapi meskipun jatuh cinta dia tidak mau kalau berdua-duaan. Si Mojang tidak akan cukup waktu sebulan untuk melupakan lelaki kekasih pujaannya.

Amanat lagu Es Lilin bisa dilihat pada bait ke-5 baris ketiga dan keempat.

Abdi alim dunungan paduduaan

Sok sieun mah dibantun kamana-mana

Maksudnya seorang perempuan harus tetap bisa menjaga diri meskipun rasa cintanya terhadap seorang lelaki begitu besar. Kalau belum menikah jangan mau berdua-duaan. Sieun dibantun kamana-mana artinya takut dibawa kemana-mana.

Demikian, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *