Arti Lamun Teu Ngakal Moal Ngakeul

Arti Pepatah Sunda Lamun Teu Ngakal Moal Ngakeul

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Pepatah dalam peribahasa Sunda mengatakan, “lamun teu ngakal moal ngakeul”. Peribahasa ini mengandung motivasi untuk kehidupan sehari-hari, namun kita kita tidak akan termotivasi jika belum tahu arti peribahasa tersebut.

Nah, pada postingan ini saya akan menjelaskan arti pepatah Sunda lamun teu ngakal moal ngakeul, baik arti konotasi maupun denotasi serta morfologi kecapnya.

Makna kiasan

Pepatah Sunda dalam peribahasa ini mengandung arti jika tidak menggunakan akal (berpikir) maka tidak akan dapat memenuhi kebutuhan hidup.

Dalam arti yang lebih luas, ngakal tidak hanya ‘memikirkan cara’ tetapi juga ‘melakukan upaya terbaik atas apa yang sudah dipikirkan dengan baik’. Ada keseimbangan antara proses berpikir dengan tindakan yang tepat dan benar serta tidak melanggar norma dan aturan yang berlaku.

Jika salah berpikir dan bertindak, alih-alih dapat memenuhi kebutuhan hidup, akhirnya malah akan mengalami kesusahan dan kesulitan.

Dilihat dari purwakantinya, kata ngakal dan ngakeul dalam paribasa Sunda ini termasuk purwakanti jenis maduswara.

Baca juga: Arti, Jenis, dan Contoh Purwakanti

Paribasa lamun teu ngakal moal ngakeul memiliki kesamaan makna dengan paribasa Sunda lainnya, yaitu lamun teu ngarah moal ngarih dan lamun teu ngoprék moal nyapék.

Morfologi dan arti kata-kata menurut kamus

Lamun /la·mun/ atau disingkat mun artinya jika; kalau; apabila; sandainya. Kalimat bahasa Sunda yang menggunakan kata lamun termasuk ke dalam kalimat kondisional atau pengandaian.

Kata lamun merupakan morfem dasar bebas yang bisa berdiri sendiri tanpa imbuhan. Oleh karena itu bisa digolongkan ke dalam kecap salancar atau kata yang dibangun oleh satu morfem.

Sedangkan kata mun merupakan kecap wancahan atau singkatan.

Teu merupakan kecap wancahan dari henteu. Arti kata henteu /hen·teu/ dalam kamus bahasa Sunda terjemahan Indonesia adalah tidak; tak; enggak. Kalimat yang menggunakan kata henteu termasuk kalimat negatif.

Ngakal /nga·kal/ artinya menggunakan akal; berpikir. Bentuk kata ngakal ialah kecap rundayan atau kata turunan dari kata benda akal. Kata ngakal termasuk kelas kecap pagawean aktif, dibentuk dari morfem dasar akal ditambah rarangken hareup N-.

Moal /mo·al/ artinya ‘tidak akan’. Sesuatu yang dikatakan moal berarti belum terjadi, dalam bahasa Inggris artinya sama dengan will not. Kata moal termasuk morfem dasar bebas yang bisa langsung jadi kata tanpa perlu imbuhan.

Ngakeul /nga·keul/ artinya membolak balikkan nasi yang baru diangkat dari kukusan sambil didinginkan menggunakan hihid.

Hihid adalah kipas yang terbuat dari anyaman bambu, biasanya berbentuk tipis persegi dan diberi gagang.

Baca juga: Arti Kata Akeul dan Ngakeul dalam Kamus Bahasa Sunda

Demikianlah, semoga penjelasan di atas bermanfaat.