Balasan Ucapan Pernikahan Bahasa Sunda

Balasan Ucapan Pernikahan Bahasa Sunda Halus

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun baraya! Bingung bagaimana caranya membalas kata-kata ucapan pernikahan dalam bahasa Sunda?

Tidak usah bingung-bingung. Menurut saya, jika kamu mendapat ucapan selamat menikah atau kiriman kata-kata ucapan pernikahan, tinggal balas aja dengan kata-kata. hehe

Baca juga: Kata-kata Ucapan Selamat Menikah Bahasa Sunda

Ucapan pernikahan itu biasanya diucapkan langsung oleh undangan yang hadir. Namun jika temanmu tidak hadir ke acara resepsi pernikahanmu biasanya ucapan dikirim lewat chat WhatsApp.

Jawaban ucapan pernikahan langsung

Jawaban untuk ucapan pernikahan untuk teman yang hadir atau mengatakan langsung lebih mudah. Kamu tinggal mengatakan “hatur nuhun pisan kana kasumpingan sareng du’a na”. Artinya terima kasih banyak atas kehadiran dan do’anya.

Jika tamu undangan terlalu banyak, kamu mengucapkan “hatur nuhun” saja sambil senyum dan sedikit manggut (rengkuh) sudah cukup untuk membalas ucapan “wilujeng”. Atau kalau mau terkesan sangat berterima kasih, ucapkan terima kasih berkali-kali, seperti “nuhun, nuhun, hatur nuhun”.

Selain kata-kata balasan tadi, biasanya pengantin juga menyampaikan basa basi seperti menanyakan dengan siapa datang, kenapa suami/istri tidak diajak (jika temanmu datang sendirian), dan mempersilakan untuk menyantap hidangan.

Contohnya seperti ini:

Sareng saha kadieu? (halus), artinya dengan siapa ke sini?.

Jeung saha kadieu? (loma/akrab), artinya dengan siapa ke sini?.

Ka mana si aa/ tétéh na teu dicandak? (halus), artinya ke mana si aa/ tetehnya gak diajak?.

Mangga gera taruang heula. Hatur lumayan, saaya-aya. Naon da teu aya nu saé (halus), artinya silakan makan dulu. Maaf, hidangan cuma alakadarnya.

Sok gera makan heula saaya-aya. Ngarah jongjon popotoan (akrab/loma), artinya silakan makan dulu. Maaf cuma alakadarnya. Biar nanti leluasa foto-foto.

Balasan ucapan pernikahan yang dikirim lewat chat WhatsApp atau komentar di Facebook

Jika mendapat kiriman ucapan selamat menikah via chat WA atau komentar FB, usahakan jangan balas dengan hatur nuhun saja agar tidak terkesan judes.

Yang mengirimkan ucapan biasanya disertai do’a. Kamu bisa membalasnya dengan kata-kata seperti ini:

Aamiin. Hatur nuhun pisan, mugia Allah ngaijabah kana du’a …. (sebutkan cara kamu memanggil orang yang mengirim ucapan pernikahan, misalnya hatur nuhun pisan, mugia Allah ngaijabah kana du’a Bapa). Artinya Aamiin. Terima kasih banyak, semoga Allah mengabulkan do’amu.

Jika ada kalimat permohonan maaf karena tidak bisa hadir ke undangan pernikahanmu, maka kamu bisa membalasnya dengan kata-kata seperti ini:

Aamiin. Teu sawios-wios. Ngaraos bingah ku dikintun du’a na ogé, hatur nuhun pisan. Artinya tidak apa-apa. Dengan do’anya pun saya sudah merasa bahagia. Terima kasih banyak.

Jika mendapat ucapan selamat menikah tanpa do’a kamu tinggal menghapus kata aamiin.

Dan jika teman yang mengirimkan ucapan masih single, kamu bisa menambahkan do’a pada ucapan balasan seperti: “didu’akeun ku abdi, mudah-mudahan ….(kamu)…. énggal nyusul. Artinya saya do’akan semoga kamu cepat menyusul (nikah).

Itulah contoh balasan ucapan pernikahan dalam bahasa Sunda. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *