Percakapan Sunda menanyakan alamat rumah

Cara Menanyakan Alamat Dengan Bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun baraya! Ketika kita bepergian ke suatu tempat atau saat berkenalan dengan teman baru (misalnya di sekolah), mungkin kita memerlukan informasi berupa lokasi atau alamat.

Nah, pada artikel ini saya akan berbagi cara menanyakan alamat menggunakan bahasa Sunda; baik alamat yang sedang kamu cari atau alamat teman baru kamu.

Cara menanyakan alamat yang kamu cari dengan cara menanyakan alamat rumah temanmu itu beda. Begini caranya:

Menanyakan alamat atau lokasi tertentu pada orang yang tidak dikenal

Misalnya kamu sedang dalam perjalanan menuju suatu tempat atau lokasi di daerah Sunda, sementara kamu lupa atau belum tahu alamatnya. Dalam kondisi seperti ini, kamu pasti butuh bantuan orang untuk menunjukkan jalan.

Biasanya kita menanyakan alamat pada orang yang ada di pinggir jalan seperti tukang ojek atau pedagang. Bertanya pada orang di pinggir jalan tentunya harus bahasa halus dan sopan santun atau etika. Caranya kamu harus turun dulu dari kendaraan, lalu mengajukan pertanyaan sebagai berikut:

Punten, ngiring tumaros dupi ka ………. (sebutkan alamatnya) ka palih mana?, atau

Punten, bade tumaros dupi alamat ieu (sambil menunjukkan alamat) palih mana?

Setelah mendapat jawaban, akhiri percakapan dengan ucapan Hatur nuhun, hapunten ngawagel waktosna. (Terima kasih, maaf diganggu).

Menanyakan alamat rumah teman

Cara menanyakan alamat rumah teman baru atau teman lama ada sedikit beda. Perbedaannya yaitu, pada teman lama biasanya menggunakan bahasa loma (akrab), sedangkan pada teman baru kenal memakai bahasa halus (lemes).

Menanyakan alamat rumah teman dengan bahasa Sunda loma

Di mana imah téh?

Ari imah manéh téh di mana?

Artinya di mana rumahmu? atau rumah kamu di mana?

Jawaban dari pertanyaan di atas yaitu:

Di …. (sebutkan alamat rumah), atau

Imah urangmah di ….. (sebutkan alamat rumah)

Menanyakan alamat rumah teman dengan bahasa Sunda halus

Di mana bumi téh?

Dupi bumi di mana?

Artinya di mana rumahmu atau rumahmu di mana?

Di mana bumi téh? dan dupi bumi di mana? merupakan bahasa Sunda halus untuk teman sebaya. Jika menanyakan alamat rumah untuk orang yang dihormati bisa menggunakan bahasa Sunda yang lebih sopan, seperti:

Di mana linggih?

Dupi linggih di mana?

Artinya di mana tinggal, atau tinggal di mana?

Atau bisa juga dengan bertanya seperti ini:

Ti mana kawit?

Dupi kawit ti mana?

Artinya dari mana asal? atau asal dari mana?

Kosakata basa Sunda yang sering digunakan dalam percakapan menanyakan alamat

Caket = dekat (halus)

Deukeut = dekat (akrab)

Ti dieu = dari sini

Ka ditu = ke sana

Belah mana = sebelah mana (akrab)

Palih mana = sebelah mana (halus)

Méngkol = belok

Kénca = kiri (akrab)

Kiwa = kiri (halus)

Katuhu = kanan (akrab)

Tengen = kanan (halus)

Lempeng = lurus

Lirén = berhenti (halus)

Eureun = berhenti (akrab)

Naroskeun = menanyakan

Deui = lagi

Dugi = sampai (halus)

Nepi = sampai (akrab)

Tebih = jauh (halus)

Jauh = jauh (akrab)

Megat = menyetop

Aya = ada

Engké = Nanti

Baca juga: Perkenalan Dengan Bahasa Sunda

Itulah cara menanyakan alamat dengan bahasa Sunda loma dan bahasa Sunda halus, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *