Kalimat Ajakan Bahasa Sunda

Contoh Kalimat Ajakan (Pangajak) Dalam Bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun baraya! Mau tahu cara mengajak dengan bahasa Sunda? atau kamu ingin membuat kalimat ajakan dalam bahasa Sunda?

Baik, dengan senang hati di artikel ini saya akan berbagi contoh kalimat ajakan dalam bahasa Sunda.

Oh iya, saya juga sudah sharing kalimat perintah dalam bahasa Sunda, jika mau tahu cara memerintah atau menyuruh menggunakan bahasa Sunda silakan baca contoh kalimat perintah dalam bahasa Sunda.

Kata dalam bahasa Sunda yang berfungsi untuk mengajak adalah hayu, artinya ayo disingkat yu yang berarti yuk! dan hiap atau yap.

Tetapi dalam percakapan (guneman) sehari-hari tidak semua kalimat ajakan bahasa Sunda disertai kata hayu atau yu.

Contoh kalimat ajakan bahasa Sunda

Berikut ini contoh-contoh kalimat ajakan dalam bahasa Sunda untuk percakapan sehari-hari dan artinya.

  • Hayu (mari)
  • Hayu ngaji (ayo ngaji)
  • Hayu sholat (ayo solat)
  • Hayu indit (ayo berangkat)
  • Hayu sakola (ayo sekolah)
  • Hayu ka pasar (ayo ke pasar)
  • Hayu ulin (ayo main)
  • Hayu urang indit (ayo kita berangkat)
  • Hayu urang sakola (ayo kita sekolah)
  • Hayu urang ka pasar (ayo kita ke pasar)
  • Hayu urang ulin (ayo kita main)
  • Urang ulin yu (kita main yuk)
  • Urang dagang comro yu (kita dagang comro yuk)
  • Isuk mah indit sakola téh urang leumpang yu (besok berangkat sekolah kita jalan kaki yu)
  • Isukmah urang piknik meungpeung peré sakola (Besok kita piknik mumpung libur sekolah)
  • Isukmah urang ngoméan solokan meungpeung rinéh (besok kita perbaiki selokan mumpung santai.
  • Kadieu yap atau hiap kadieu artinya ayo ke mari.
  • Yap lirén heula atau liren heula yap artinya ayo sini mampir dulu.

Bedanya hayu dan yap/hiap yaitu:

Hayu merupakan kata ajakan untuk melakukan sesuatu bareng-bareng (dengan si pengajaknya). Misalnya hayu dahar heula atau hayu urang dahar heula (ayo kita makan dulu), ini diucapkan ketika yang mengajak juga akan makan.

Hayu juga biasanya diucapkan oleh orang yang akan pergi, artinya mari. Jika orang yang ditinggalkannya lebih dari seorang, maka kata hayu berubah menjadi harayu (jamak).

Yap merupakan kata ajakan dalam bahasa Sunda tapi si pengajak dan yang diajak tidak sedang bareng. Lebih tepatnya yap digunakan untuk nawarin. Misalnya yap kadieu dahar heula (ayo sini makan dulu), yap liren heula (mari berhenti mampir dulu).

Demikian, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *