Ini Bedanya Bogoh dan Nyaah dalam Bahasa Sunda

Bedanya bogoh dan nyaah bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Dalam percakapan sehari-hari di lingkungan orang Sunda, terutama di kalangan remaja sering diucapkan kata bogoh dan nyaah. Dua kata tersebut tentang perasaan, sering diaanggap sama padahal berbeda.

Perbedaan arti atau makna bogoh dan nyaah adalah sebagai berikut.

Arti Bogoh

Arti kata bogoh /bo-goh/ dalam bahasa Sunda sama dengan ‘cinta’ atau ‘jatuh cinta’ dalam bahasa Indonesia. Penerapan kata bogoh dalam ucapan atau kalimat lebih sempit dari kata cinta.

Kata bogoh hanya digunakan untuk lawan jenis; laki-laki ke perempuan atau sebaliknya yang boleh dinikahi. Terkadang digunakan juga pada barang, artinya ‘suka’. Kata ini tidak bisa digunakan untuk diri sendiri, orang tua, saudara kandung, dan orang-orang yang haram dinikahi.

Abdi bogoh ka anjeun. ‘Saya jatuh cinta kepadamu’

Bogoh kana bahanna baju teh bangun keweg. ‘Suka pada bahannya baju itu seperti kuat’

Intinya, kata bogoh identik dengan perasaan birahi terhadap lawan jenis, seperti pacar atau suami/ istri. Rasa bogoh muncul dalam hati biasanya karena suka atau tertarik pada fisik orang yang dicintai.

Kata turunan dari bogoh antara lain:

Kabogoh artinya pacar (nomina, kecap rundayan). Neng kersa janten kabogoh aa? ‘Neng mau jadi pacar abang?’

Bobogohan artinya pacaran (verba, kecap rajekan + akhiran -an). Punten a, abdi mah moal waka bobogohan. ‘Maaf bang, saya tidak akan pacaran dulu.’

Bogoheun artinya (subjek orang ketika) jatuh cinta kepada (adjektiva, kecap rundayan). Edward bogoheun ka Febri, hanjakal Febrina embungeun. ‘Edward jatuh cinta kepada Febri, sayangnya Febri tidak mau.’

Ngabobogohan artinya memacari (verba, kecap rekaan; rajekan & rundayan). Ulah sok ngabobogohan pamajikan batur, neangan deui da awewe mah loba. ‘Jangan suka memacari istri orang, nyari lagi karena perempuan itu banyak.’

Pikabogoheun artinya bikin jatuh cinta (nomina, kecap rundayan). Baju teh mata pikabogoheun nu balanja. ‘Baju itu bikin suka/tertarik yang belanja.’

Dipikabogoh artinya dicintai (nomina, kecap rundahan). Febri dipikabogoh ku Edward. ‘Febri dicintai oleh Edward.’

Nyaah

Arti nyaah /nya-ah/ dalam bahasa Sunda sama dengan ‘sayang’ dalam bahasa Indonesia. Perasaan sayang itu bisa pada siapa saja, tentu dengan maksud yang berbeda-beda.

Kalau dalam hubungan, nyaah lebih tulus dibandingkan bogoh. Perasaan bogoh biasanya untuk kepuasan (batin), sedangkan nyaah untuk kebaikan (bersama). Orang yang melakukan hubungan di luar nikah biasanya karena alasan bogoh, kalau nyaah tidak mungkin merusak masa depan orang yang dicintainya.

Orang yang cinta dengan dasar nyaah tidak memandang fisik, harta, keturunan, dan tidak akan merusak. Dalam hubungan percintaan, derajat sayang lebih tinggi dari sekadar cinta. Suami istri dapat mempertahankan rumah tangganya sampai tua bukan karena cinta semata, tapi karena ada kasih sayang.

Kata turunan dari nyaah

Kanyaah – perasaan sayang.

Mikanyaah – menyayangi.

Pikanyaahkeun – orang yang pantas disayangi.

Kanyaahnya – kasih sayangnya.

Nyaahan – memiliki sifat kasih sayang.

Nyaaheun – (subjek orang ketiga) sayang kepada.

Sanyaah-nyaahna – sesayang-sayangnya.

Baca juga: Bedanya Hayang, Hoyong, dan Palay

Demikianlah, postingan ini semoga bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *