Istilah Bentuk Bagian Wajah dalam Bahasa Sunda dan Artinya

Istilah Bentuk Bagian Wajah dalam Bahasa Sunda dan Artinya

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Bahasa Sunda mempunyai istilah tersendiri untuk menggambarkan bentuk bagian-bagian wajah dan kepala. Misalnya bentuk hidung mancung dalam bahasa Sunda disebut bangir, lesung pipit disebut kentit, tembem artinya kebi atau kembu, dan sebagainya.

Wajah manusia terlihat cantik atau tampan dan sebaliknya, itu karena lekukan dan tonjolan. Ketampanan dan kecantikan hanya sementara, selagi masih muda. Jika sudah tua, kulit yang kencang pun akan keriput juga. Makanya keelokan rupa harus dihiasi dengan akhlak yang mulia.

Tuhan Yang Maha Pencipta telah menciptakan manusia dengan bentuk muka yang sempurna dan berbeda satu sama lain. Bagaimana pun bentuk wajah kita, kita harus tetap bersyukur dan merawatnya.

Berikut ini kosakata atau istilah bahasa Sunda tentang bentuk kepala dan bagian-bagian wajah manusia.

Basa SundaBahasa Indonesia
AbléhBentuk bibir bawah yang turun ke bawah
BangirMancung
BewokanBerkumis, berjenggot dan berjambang
BolototMelotot
CadokBentuk dagu yang agak panjang ke depan
CureuleukBentuk mata yang indah
DugulTidak berambut; botak
Gado endog sapotongBentuk dagu yang bagus
Halis ngajedigAlis tebal
Halis ngajelér paéhAlis yang bagus
Irung kuwung-kuwunganHidung mancung bentuknya bagus
JedingBibir atas agak tebal
KebiTembem
KembuLebih tembem
KentitLesung pipit
MonoyCabi
MonyongMulut agak maju ke depan
NgohngorGigi atas agak ke depan dan kelihatan
NongnongKeningnya luas dan sedikit menonjol
Pegék; demék; demésTidak mancung (mancung ke dalam)
PénjolKepala tidak simetris; bagian belakang menonjol sebelah
PététSipit
Pipi kudaeunBentuk pipi bagian bawah agak jatuh
PitakSedikit bagian kepala tidak tumbuh rambut
RebingTelinga lebar
RengéhLubang hidung sedikit besar

Baca juga: Nama-nama Anggota Tubuh Manusia dalam Bahasa Sunda

Demikianlah, semoga bermanfaat.