Istilah Bentuk Bagian Wajah dalam Bahasa Sunda dan Artinya

Istilah Bentuk Bagian Wajah dalam Bahasa Sunda dan Artinya

3 Dilihat

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Bahasa Sunda mempunyai istilah tersendiri untuk menggambarkan bentuk bagian-bagian wajah dan kepala. Misalnya bentuk hidung mancung dalam bahasa Sunda disebut bangir, lesung pipit disebut kentit, tembem artinya kebi atau kembu, dan sebagainya.

Wajah manusia terlihat cantik atau tampan dan sebaliknya, itu karena lekukan dan tonjolan. Ketampanan dan kecantikan hanya sementara, selagi masih muda. Jika sudah tua, kulit yang kencang pun akan keriput juga. Makanya keelokan rupa harus dihiasi dengan akhlak yang mulia.

Tuhan Yang Maha Pencipta telah menciptakan manusia dengan bentuk muka yang sempurna dan berbeda satu sama lain. Bagaimana pun bentuk wajah kita, kita harus tetap bersyukur dan merawatnya.

Berikut ini kosakata atau istilah bahasa Sunda tentang bentuk kepala dan bagian-bagian wajah manusia.

Basa Sunda Bahasa Indonesia
Abléh Bentuk bibir bawah yang turun ke bawah
Bangir Mancung
Bewokan Berkumis, berjenggot dan berjambang
Bolotot Melotot
Cadok Bentuk dagu yang agak panjang ke depan
Cureuleuk Bentuk mata yang indah
Dugul Tidak berambut; botak
Gado endog sapotong Bentuk dagu yang bagus
Halis ngajedig Alis tebal
Halis ngajelér paéh Alis yang bagus
Irung kuwung-kuwungan Hidung mancung bentuknya bagus
Jeding Bibir atas agak tebal
Kebi Tembem
Kembu Lebih tembem
Kentit Lesung pipit
Monoy Cabi
Monyong Mulut agak maju ke depan
Ngohngor Gigi atas agak ke depan dan kelihatan
Nongnong Keningnya luas dan sedikit menonjol
Pegék; demék; demés Tidak mancung (mancung ke dalam)
Pénjol Kepala tidak simetris; bagian belakang menonjol sebelah
Pétét Sipit
Pipi kudaeun Bentuk pipi bagian bawah agak jatuh
Pitak Sedikit bagian kepala tidak tumbuh rambut
Rebing Telinga lebar
Rengéh Lubang hidung sedikit besar

Baca juga: Nama-nama Anggota Tubuh Manusia dalam Bahasa Sunda

Demikianlah, semoga bermanfaat.