Lirik lagu bubuy bulan dan artinya

Lirik Lagu Bubuy Bulan dan Artinya

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun! Lirik lagu Bubuy Bulan ciptaan Beni Codra bentuknya mirip dengan sisindiran silih asih atau pantun cinta bahasa Sunda. Karena Bubuy Bulan merupakan kawih, maka rumpaka kawih tidak terikat oleh aturan atau patokan sisindiran maupun pupuh.

Rumpaka kawih artinya adalah lirik lagu. Kawih berasal dari kata kavy yang berarti syair. Kawih merupakan cikal bakal seni vokal masyarakat Sunda warisan karuhun (nenek moyang) yang diwariskan secara turun temurun.

Lirik lagu Bubuy Bulan terdiri atas 5 pada atau bait. Sapada anu ke-1, ke-2, dan ke-4 terdiri atas 4 padalisan (baris), sedangkan bait ke-3 dan ke-5 terdiri atas dua padalisan.

Pada anu ke-1, ke-2, dan ke-4 bentuknya mirip sisindiran. Masing-masing baris pertama dan kedua merupakan cangkang (kulit), baris ketiga dan keempat merupakan isi. Bait ke-3 dan ke-5 tidak berbentuk sisindiran, tetapi isi dari bait ke-1.

Bait yang terdiri atas 4 baris juga murwakanti pada setiap ujung barisnya. Baris pertama murwakanti dengan baris ketiga, baris kedua murwakanti dengan baris keempat. Sedangkan bait yang terdiri dari 2 baris tidak murwakanti. Murwakanti artinya mirip suara vokal pada ujung baris.

Kata-kata cangkang di bait pertama lagu Bubuy bulan menggunakan gaya basa (gaya bahasa). Kata-kata tersebut yaitu bubuy bulan, sangray bentang, dan panon poe disasate. Bubuy artinya dibakar dalam abu, sangray artinya digoreng tanpa minyak.

Bubuy bulan, sangray bentang, dan panon poe disasate menggunakan gaya bahasa metafora (babandingan atau perumpamaan).

Lirik lagu Bubuy Bulan dan Artinya

Lirik bait ke-1

Bubuy bulan, bubuy bulan sangray bentang
panon poe, panon poe disasate
unggal bulan, unggal bulan abdi teang
unggal poe, unggal poe oge hade

Artinya:

Bakar bulan, bakar bulan sangray bentang
Matahari, matahari disate
Tiap bulan, tiap bulan temui saya
Tiap hari, tiap hari juga bagus 

Lirik bait ke-2

Situ Ciburuy laukna hese dipancing
Nyeredet hate ninggali ngenclong caina
Tuh itu saha nu ngalangkung unggal enjing
Nyeredet hate ninggali sorot socana

Artinya:

Situ Ciburuy ikannya susah dipancing
bergetar hati menilat bening airnya
Tu itu siapa yang lewat tiap pagi
bergetar hati melihat sorot matanya

Lirik bait ke-3

Unggal bulan, unggal bulan abdi teang
Unggal poe, unggal poe oge hade

Lirik bait ke-4

Situ Ciburuy laukna hese dipancing
Nyeredet hate ninggali ngenclong caina
Tuh itu saha nu ngalangkung unggal enjing
Nyeredet hate ninggali sorot socana

Lirik bait ke-5

Unggal bulan, unggal bulan abdi teang
Unggal poe, unggal poe oge hade

Pengulangan lirik

Lirik bait ke-3 dan ke-5 ulangan dari isi (baris ketiga dan keempat) dari pada (bait) pertama. Bait keempat pengulangan dari bait kedua. Terjemahnya sengaja saya tidak tulis ulang karena sama dengan bait sebelumnya.

Makna lagu Bubuy Bulan

Kulit (sindir) lagu ini bercerita tentang alam yang indah. Bait pertama sindirnya menggunakan gaya bahasa metafora. Bait kedua dan keempat menyebutkan air situ Ciburuy ngenclong (bening) bikin hati nyeredet (terenyuh, bergetar).

Makna atau isi lagu ini adalah tentang cinta. Pencipta lagu atau penyanyi terpesona oleh orang yang suka lewat setiap pagi, sorot matanya menyentuh hati. Dia berharap ditemui tiap bulan, atau akan lebih baik jiga tiap hari. Mungkin saja dia berharap bisa berjodoh agar selalu bertemu tiap hari.

Baca juga: Arti lirik lagu Es Lilin dan maknanya

Demikian, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *