Kosa Kata Sunda tentang Jual Beli

Menanyakan Harga dan Kosakata Jual Beli Dalam Bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun baraya Sunda! Manusia sebagai makhluk sosial tentunya saling membutuhkan satu sama latin. Manusia akan saling berinteraksi untuk memenuhi hajat hidupnya. Salah satu bentuk interaksi tersebut adalah jual beli.

Jual beli merupakan aktifitas ekonomi yang berlangsung setiap hari, bahkan dalam sehari kita bisa melakukan kegiatan jual beli berkali-kali.

Seiring kemajuan teknologi komunikasi, kegiatan jual beli pun sekarang banyak dilakukan secara online. Tentu berbeda cara komunikasi ketika transaksi online dan offline.

Transaksi online itu tinggal klik-klik tombol yang tersedia di online shop atau marketplace. Sedangkan transaksi offline atau transaksi tatap muka langsung antara penjual dan pembeli harus ada komunikasi atau percakapan di antara mereka.

Dalam percakapan jual beli tentunya harus menggunakan bahasa yang dipahami oleh kedua belah pihak. Nah, jika kamu sedang berkunjung ke daerah-daerah di Jawa Barat, kamu bisa berbicara menggunakan bahasa Sunda seperti menanyakan harga dengan bahasa Sunda, dan lain-lain.

Di beberapa lokasi (seperti di tempat wisata), penggunaan bahasa Sunda dapat menghindari mahalnya harga karena kamu dianggap orang lokal.

Cara Menanyakan Harga Dengan Bahasa Sunda

Kamu bisa menggunakan bahasa Sunda halus atau loma untuk menanyakan harga barang atau jajanan, tergantung kondisi penjualnya. Maksudnya lihat penjualnya apakah memungkinkan untuk diajak komunikasi akrab atau tidak. Kalau sama orang tua sebaiknya gunakan bahasa Sunda halus sebagai bentuk sopan santun.

Contoh cara menanyakan harga dengan bahasa Sunda halus:

Punten, mang sabaraha ieu pangaosna? (Permisi, mang ini berapa harganya?)

Bi, sabarahaan ieu? (Bi, ini berapaan?)

Contoh cara menanyakan harga dengan bahasa Sunda loma:

Mang sabarahaan ieu hargana? (Mang ini berapa harganya?)

FYI, berapa untuk bahasa Sunda halus dan loma artinya sama, yaitu sabaraha. Sedangkan harga bahasa Sunda lomanya harga, bahasa sunda halusnya pangaos.

Bahasa Sunda “berapa harganya” yaitu:

Sabahara hargana = loma/ kasar

Sabaraha pangaosna = halus/ lemes

Cara Menawar Harga Dengan Bahasa Sunda

Penyebutan nominal uang dalam bahasa Sunda hampir sama dengan bahasa Indonesia. Bedanya kalau dalam bahasa Indonesia diawali dengan se-, sedangkan dalam bahasa Sunda diawali sa– dan ribu menjadi rebu. Contohnya sarebu = 1000, dua rebu = 2000, tilu rebu = 3.000, dan seterusnya.

Jika mau menawar, silakan tawar dengan sopan.

Contoh percakapan menawar dengan bahasa Sunda loma:

Pembeli: Bisa kurang? (bisa kurang?)

Penjual: Mosal bisa, geus pas sakitu. (tidak bisa, sudah pas segitu)

Pembeli: Kurangan atuh tong mahal teuing. (kurangin lah jangan terlalu mahal)

Penjual: Hampura moal bisa, geus murah éta ogé.

Pembeli: Nya baé atuh, ieu duitna. (Ya sudahlah, ini uangnya)

Penjual: Ieu pamulanganna. (Ini kembaliannya)

Pembeli: Nuhun (terima kasih)

Contoh percakapan menawar dengan bahasa Sunda halus:

Pembeli: Tiasa kirang? (bisa kurang?)

Penjual: Moal tiasa, tos pas sakitu. (tidak bisa, sudah pas segitu)

Pembeli: Kirangan atuh teu kenging awis teuing. (kurangin lah jangan terlalu mahal)

Penjual: Punten moal tiasa, tos mirah éta ogé.

Pembeli: Nya wios atuh, ieu artosna (Ya sudahlah, ini uangnya)

Penjual: Ieu pangangsulanna/ angsulanna (Ini kembaliannya)

Pembeli: Nuhun/hatur nuhun (terima kasih)

Cara Ijab Kabul Dengan Bahasa Sunda

Dikutip dari islam.nu.or.id, syarat sahnya jual beli, antara lain:

  • Ada dua orang yang saling bertransaksi (muta‘âqidain), yang terdiri atas penjual dan pembeli
  • Adanya shighat/lafadh yang menunjukkan pernyataan jual beli, antara lain lafadh ijab dan lafadh qabul.
  • Barang yang ditransaksikan (ma’qud ‘alaih). Unsur dari al-ma’qud ‘alaih ini terdiri ‘harga’ (thaman) dan “barang yang dihargai” (muthman).

Ini contoh kalimat ijab kabul dalam bahasa Sunda:

Penjual: Nampi artosna nyanggakeun barangna (saya terima uangnya, ini barangnya), atau

Penjual: Nyanggakeun (saya serahkan)

Pembeli: Nyanggakeun artosna nampi barangna (Saya serahkan uangnya dan saya terima barangnya), atau

Pembeli: Nampi (terima)

Kosakata Bahasa Sunda Tentang Jual Beli

Bahasa Sunda Loma Bahasa Sunda Halus Artinya
Sabaraha Sabaraha Berapa
Harga Pangaos Harga
Mahal Awis Mahal
Murah Mirah Murah
Bisa Tiasa Bisa
Enggeus Atos Sudah
Moal Moal Tidak
Pulangan, pamulangan Angsulan, pangangsulan Kembali, kembalian
Sakitu Sakitu Segitu
Kurangan Kirangan Kurangi
Narima Nampi Menerima
Nyerenkeun Nyanggakeun Menyerahkan
Duit Artos Uang
Hampura Punten Maaf
Bae Wios Tidak apa-apa
Nawar Nawis Menawar

Demikian, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *