Nama Perabotan Rumah tangga

Nama Perabotan Rumah Tangga Bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun baraya! Perabotan atau alat rumah tangga termasuk benda. Jenis atau bentuk perkakas tersebut di tiap daerah bisa saja sama, tetapi nama-namanya mungkin berbeda tergantung bahasa daerah masing-masing.

Karena saya orang Sunda sehingga tahunya basa Sunda, maka di sini saya hanya akan sharing nama-nama perabotan rumah tangga dalam bahasa Sunda.

Di setiap rumah pasti ada peralatan dari mulai alat dapur, alat mandi, perabotan di kamar, dan perlengkapan rumah tangga lainnya.

Perlengkapan rumah tangga Sunda pada jaman dulu banyak terbuat dari bahan-bahan alam seperti dari tanah dan bambu. Namun sekarang di jaman modern sudah jarang karena diganti oleh peralatan rumah tangga modern dari bahan-bahan stainles dan plastik.

Nama alat dapur dalam bahasa Sunda

Aseupan

Alat dapur ini berbentuk kerucut mirip caping yang terbuat dari anyaman bambu. Aseupan fungsinya untuk mengukus makanan, termasuk mengukus nasi (ngasakeun sangu gigih atau ngahaneutkeun sangu poe).

Ayakan

Perkakas dapur ini bentuknya bulat tipis seperti tampah terbuat dari anyaman bambu namun anyamannya carang (renggang). Sesuai namanya, ayakan bisa dipakai untuk mengayak atau untuk menjemur makanan. Ukuran ayakan macam-macam, dari mulai ukuran kecil yang biasa dipakai oleh tukang jual ikan hingga ayakan besar tempat menjemur ranginang.

Baki

Bahasa Indonesianya baki adalah nampan. Alat dapur ini biasanya terbuat dari bahan plastik atau melamin. Di Sunda biasanya berfungsi sebagai wadah sajian makanan atau minuman untuk tamu supaya lebih sopan.

Baskom

Baskom merupakan perlengkapan dapur berbentuk cekungan untuk wadah sayuran atau adonan. Umumnya terbuat dari plastik, namun ada juga baskom besar yang dibuat dari seng (sekarang sudah jarang). Fungsi baskom yaitu untuk wadah piring kotor, tempat menyimpan perabotan kecil, dan wadah bahan makanan.

Bedog

Bedog atau golok terbuat dari besi atau baja. Fungsinya untuk memotong kayu atau bambu, memotong bahan makanan yang keras seperti tulang, dan biasa digunakan untuk menyembelih hewan.

Boboko

Bobokol atau bakul adalah perkakas dapur yang terbuat dari anyaman bambu. Sekarang sudah banyak dari bahan plastik. Sebelum ada magic com, boboko dipakai sebagai tempat menyimpan nasi.

Cangkir dan gelas

Cangkir dan gelas sama-sama untuk alat minum. Gelas biasanya terbuat dari kaca (beling) tanpa cangklek (pegangan), sedangkan gelas kaca yang ada cangklekan disebutnya cangkir. Cangkir juga banyak yang terbuat dari plastik, seng, bahkan ada juga yang terbuat dari bambu.

Citel

Citel adalah singkatan dari panci dan katel. Citel memiliki fungsi ganda yaitu untuk merebus dan menggoreng.

Coet

Coet artinya ulekan atau cobek. Bahan coet itu macam-macam, ada yang dari batu, kayu, dan tanah. Fungsi coet adalah tempat mengulek bumbu masakan atau sambal.

Cukil

Cukil dalam bahasa Indonesia disebut centong. Ada yang dari bahan plastik ada juga dari bahan kayu. Fungsi cukil yaitu untuk menciduk nasi.

Dulang

Dulang terbuat dari kayu gelondongan yang bagian atasnya dipahat membentuk lubang. Fungsi dulang yaitu sebagai tempat menumbuk bumbu yang banyak dan menumbuk bahan opak.

Elap

Dalam bahasa Sunda, lap disebutnya elap atau pangepél. Elap sendiri ada yang berfungsi untuk mengelap tangan, wadah, dan lantai.

Garpuh

Dalam bahasa Indonesia namanya garpu, di Sunda mah namanya garpuh. Bedanya pakai huruf ‘h’ di ujung. Fungsinya sebagai alat makan. Garpuh biasanya terbuat dari stainles, plastik atau melamin.

Hawu

Hawu artinya tungku. Hawu terbuat dari tanah, dulu ‘ditanam’ langsung di lantai dapur, namun sekarang banyak jualan hawu portable yang bisa dipindah-pindah. Di atas hawu (dulu di rumah-rumah panggung) ada tempat pemyimpanan kayu bakar (suluh) yang disebut para.

Isrud

Isrud adalah parut yang lubangnya besar-besar. Isrud fungsinya sama dengan parut namun hasil parutannya besar. Isrud biasanya dipakai memarud singkong untuk bahan comro. Comro adalah singkatan dari oncom dijero, yaitu sejenis makanan digoreng terbuat dari parutan singkong dan didalamnya diisi bumbu oncom atau tempe).

Kaleng

Kaleng adalah wadah bekas dari kaleng biskuit, baik ukuran kecil maupun besar. Biasanya dipakai untuk wadah minyak bekas (jalantah) atau wadah makanan seperti opak dan ranginang.

Kastrol

Kastrol biasanya terbuat atau besi dan tembaga. Fungsinya untuk menanak nasi. Menanak nasi di dalam kastrol disebutnya ngaliwet, nasinya juga disebut nasi liwet.

Katel

Katel atau wajan terbuat dari besi atau tembaga. Katel berfungsi untuk menggoreng atau membuat sayur (angeun).

Langseng

Langseng umumnya terbuat dari tembaga. Langseng biasanya dipakai untuk merebus air. Langseng berbentuk seperti tabung, fungsinya untuk merebus air atau mengukus.

Lomari

Lomari artinya lemari berfungsi untuk menyimpan makanan dan alat makan. Lomari ada yang terbuat dari kayu dan kaca, bentuknya beragam.

Loyang

Loyang adalah tempat atau cetakan bolu. Terbuat dari alumunium, bentuknya macam-macam ada yang bulat ada juga yang persegi dengan berbagai macam ukuran.

Mutu

Mutu adalah pengulek. Mutu berpasangan dengan coet, bahannya dari kayu atau batu.

Nyiru

Nyiru atau nampan bentuknya mirip seperti ayakan, tetapi anyamannya lebih rapat (kerep). Fungsi nyiru untuk menjemur makanan dan napikeun beas atau pares.

Open

Open atau oven adalah alat untuk membuat bolu, tempat menyimpan loyang.

Pago

Pago atau rak piring berfungsi untuk menyimpan alat-alat makan seperti piring dan gelas.

Palastrang

Palastrang adalah piring besar yang terbuat dari seng. Fungsinya mirip seperti baki (nampan).

Parud

Parud atau parut yaitu alat dapur untuk memarut. Terbuat dari kaleng bekas yang dilubangi menggunakan paku dan pinggir-pinggirnya diberi bingkai kayu.

Peso

Peso artinya pisau. Fungsinya untuk mengerat atau memotong bahan makanan/makanan.

Piring

Piring di Sunda juga namanya sama piring, fungsinya untuk alat makan. Bahannya ada yang dari kaca (beling), plastik, seng, alumunium, dll.

Pisin

Pisin adalah piring kecil. Fungsinya untuk menyimpan makanan yang sedikit.

Seeng

Seeng umumnya terbuat dari tembaga. Bentuknya seperti langseng tapi di tengahnya kecil (seperti pinggang). Pinggang seeng ini untuk menahan aseupan. Fungsi sèèng untuk merebus air dan mengukus (dengan aseupan).

Sendok

Sendok, orang Sunda kebanyakan menyebutnya senok. Bunyi huruf ‘d’ nya tidak begitu terdengar. Fungsi sendok untuk alat makan.

Serok

Serok fungsinya untuk mengambil masakan/ gorengan dari wajan. Bentuknya bulat terus pakai gagang kayu.

Sosodok

Sosodok adalah alat masak untuk membolak balikan sayur atau gorengan di katel.

Talenan

Talenan adalah perabot dapur untuk alas memotong bahan makanan.

Tolombong

Tolombong berbentuk bulat seperti boboko tapi bawahnya tidak pakai kaki dan ukurannya lebih besar dari boboko. Tolombong biasanya berfungsi untuk menyimpan wadah dan bahan-bahan makanan.

Selain alat-alat di atas, masih banyak lagi perabotan dapur lannya seperti kompor, panci, rantang, dan sebagainya.

Nama perabotan dan perlengkapan di kamar mandi

  • Sabun = sabun
  • Odol = pasta gigi
  • Sikat = sikat gigi
  • Ember = ember
  • Anduk = handuk
  • Pangruru = alat untuk menggosok badan pakai sabun

Nama perlengkapan di kamar tidur

  • Risbang/ dipan = ranjang
  • Kasur = kasur
  • Sepre = seprai
  • Eunteung = kaca cermin

Nama perabotan rumah tangga lainnya

  • Pamoéan = jemuran
  • Méja = meja
  • Korsi = kursi
  • Lomari = lemari
  • Kulkas = lemari es
  • Kekesed = keset
  • Sapu nyéré = sapu lidi
  • Dan sebagainya.

Baca juga: Nama-nama anggota badan dalam bahasa Sunda

Itulah nama-nama perabotan rumah tangga dalam bahasa Sunda. Semoga postingan ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *