Arti dan Jenis Rarakitan Sisindiran Sunda

Rarakitan Sisindiran; Pengertian, Jenis dan Contohnya

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun baraya! Di dalam bahasa Sunda ada pantun atau sisindiran yang disebut rarakitan. Sisindiran sendiri terbagi menjadi tiga jenis, yaitu rarakitan, paparikan, dan wawangsalan. Yang akan dibahas pada postingan ini pengertian rarakitan dan contohnya.

Arti rarakitan

Rarakitan adalah salah satu jenis pantun Sunda atau sisindiran yang dibangun oleh cangkang (kulit) dan eusi (isi). Engang tungtung (ujung suku kata) tiap padalisan (baris) antara kulit dan isi harus murwakanti laraswekas.

FYI, murwakanti asal katanya dari purwakanti, artinya kesamaam atau kedekatan suara dari antar kata-kata yang ada dalam suatu sisindiran.

Purwakanti terbagi ke dalam 10 jenis. Salah satunya purwakanti laraswekas yaitu ada kesamaan engang tungtung (ujung suku kata) baik pada kata-kata di dalam satu baris atau antar baris. Contohnya diteuteup ti hareup sieup (eup).

Lanjut…

Laraswekas dalam rarakitan biasanya ditulis secara berselang tiap baris (pacorok). Kesamaan suara ujung suku kata baris pertama sama dengan baris ketiga, baris kedua sama dengan baris ke empat.

Jumlah baris rarakitan adalah genap, setengahnya berisi cangkang (kulit) dan setengahnya lagi eusi (isi). Namun sisindiran rarakitan umumnya dibangun oleh 4 baris. Baris pertama dan kedua berisi cangkang, baris ketiga dan keempat merupakan isi.

Jumlah engang atau suku kata tiap baris umumnya ada delapan suku kata. Yang menjadi ciri khas rarakitan adalah ada kata-kata di baris cangkang yang diulang di baris eusi.

Contohnya:

Sapanjang jalan Soréang
moal weléh diaspalan

Sapanjang tacan kasorang
moal weléh diakalan

Jenis rarakitan

Dari segi isinya, rarakitan dibagi menjadi 3 jenis. Yaitu rarakitan piwuruk, silih asih, dan sesebred.

1. Rarakitan piwuruk

Piwuruk artinya nasihat atau pepatah. Jadi rarakitan piwuruk nyaeta sisindiran rarakitan yang berisi nasihat atau pepatah (pepeling).

Contoh rarakitan piwuruk:

Mihapé sisir jeung minyak
Kadé kaancloman leungeun

Mihapé pikir jeung niat
Kadé kaangsonan deungeun

Artinya:

Titip sisir dan minyak
Awas terkena/kemasukan tangan

Titip pikir dan niat
Awas jangan terpengaruh yang lain

Jadi inti maksud dari piwuruk di atas adalah kita harus menjaga pikiran dan hati agar jangan sampai terpengaruh oleh orang lain (yang jahat) atau bisikan-bisikan setan.

2. Rarakitan silih asih

Rarakitan silih asih nyaeta jenis rarakitan yang isinya tentang cinta.

Contoh rarakitan silih asih:

Majar maneh nganyam samak
Neukteukan bari motongan

Majar maneh neang anak
Ngadeukeutan popotongan

Artinya

Pura-pura menganyam tikar
Mau memutus sambil memotong

Pura-pura nengok anak
Mau mendekati mantan

Maksud sisindiran Sunda tentang cinta di atas adalah menggambarkan seorang lelaki (duda) pura-pura menengok anaknya padahal mendekati mantan istrinya.

3. Rarakitan Sesebred

Rarakitan sesebred adalah sisindiran rarakitan yang isinya tentang banyolan (guyonan), lulucon (lelucon), atau cawad (kritik).

Contoh rarakitan sesebred:

Aya budak mawa casan
Ngan hanjakal teu dibeli

Aya budak geulis pisan
Ngan hanjakal tara mandi

Artinya:

Ada anak membawa charger
Tapi sayang tidak dibeli

Ada anak cantik sekali
Tapi sayang tak pernah mandi

Jangan heran ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia atau bahasa lainnya, bunyi ujung-ujung suku katanya jadi tidak murwakanti.

Itulah pengertian rarakitan sisindiran dan contohnya. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *