Ucapan terima kasih versi Sunda

Ucapan Terima Kasih Versi Bahasa Sunda

SUNDAPEDIA.COM, Sampurasun baraya Sunda! Ketika kita menerima kebaikan atau bantuan orang lain, sebaiknya kita mengucapkan terima kasih. Jangan sampai dicap sebagai orang yang tidak tahu terima kasih.

Sebaliknya, ketika kita berbuat baik atau membantu orang lain jangan pernah mengharapkan ucapan terima kasih atau balasan. Jika yang dibantu berterima kasih, tinggal dijawab sewajarnya. Tidak membangga-banggakan diri atau merendahkan orang yang dibantu.

Ucapan terima kasih boleh memakai bahasa apapun yang biasa digunakan di daerah tersebut. Yang penting bahasanya dapat dipahami oleh lawan bicara.

Di Indonesia, jika berbeda bahasa daerah dan sekiranya lawan bicara tidak memahami bahasa daerah masing-masing, maka gunakan bahasa Indonesia sebagai alat pemersatu.

Ucapan terima kasih versi bahasa Sunda

Buat kalian yang sering komunikasi dengan orang Sunda atau ingin tahu cara berterima kasih menggunakan bahasa Sunda, berikut ini kata-kata ucapan terima kasih versi Sunda.

Nuhun

Ucapan terima kasih bahasa Sunda yang paling singkat adalah nuhun. Ini tergolong tingkat bahasa Sunda loma untuk percakapan dengan teman sebaya atau orang yang sudah akrab.

Contoh kalimatnya: Nuhun geus ngabéjaan (terima kasih sudah ngasih tahu).

Hatur nuhun

Ucapan terima kasih yang lebih sopan dari nuhun adalah hatur nuhun.

Contohnya: Hatur nuhun pa (terima kasih pak).

Kata-kata yang berkitan dengan kata nuhun antara lain:

Ngahaturkeun nuhun (halus) artinya ‘mengucapkan terima kasih’. Contohnya: Ngahaturkeun nuhun ka Pa RT anu parantos hadir dina ieu patempatan (Terima kasih kepada Pak RT yang telah hadir di tempat ini). Bentuk lomanya nganuhunkeun.

Nunuhunan artinya mengucapkan terima kasih berulang-ulang. Orang melakukan ini biasanya karena sangat berterima kasih sehingga dia mengulang-ngulang ucapan.

Contohnya: Mang Jaed ku urang dibere THR meni nunuhunan. (Mang Jaed saya kasih THR, dia berterima kasih sampai berkali-kali)

Panuhun artinya dengan segala hormat atau permohonan maklum. Contohnya: panuhun ka Pa RT kanggo muka acara (mohon kiranya Pak RT berkenan membuka acara).

Demikian, semoga penjelasan ini bermanfaat. Kalau belum jelas boleh diskusi di kolom komentar. Hatur nuhun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *