Arti Lelengkah Halu

Arti Léléngkah Halu dan Contoh Kalimatnya

SUNDAPEDIA.COM, Apa artinya léléngkah halu? Buatlah contoh kalimat dari léléngkah halu! Yuk belajar Bahasa Sunda lagi di Sundapedia.com atau channel Youtube Loba Ngomong.

Léléngkah halu merupakan ungkapan Sunda yang memiliki makna denotasi dan makna konotasi. Makna denotasi adalah makna kata sesuai kamus (saujratna), sedangkan makna konotasi adalah makna kiasan.

Makna yang dipakai untuk mengartikan ungkapan léléngkah halu adalah makna kiasan atau makna konotasi. Namun sebelum menjelaskan makna kiasan, yuk simak dulu makna denotasi dari léléngkah halu berikut ini.

Léléngkah

Léléngkah asal katanya dari léngkah yang berarti langkah. Léléngkah artinya melangkah tertatih-tatih (belum lancar).

Kata-kata Sunda yang berkaitan dengan kata lengkah antara lain ngaléngkah = melangkah, ngaléngkahan = melangkahi, léngkahan = langkahi, diléngkahan = dilangkahi, saléngkah = satu langkah.

Halu

Arti halu dalam ungkapan léléngkah halu bukanlah halusinasi. Halu dalam bahasa Sunda adalah alat penumbuk padi yang terbuat dari kakyu keras. Alat ini berbentuk panjang bulat dengan besar kira-kira seukuran tangan orang dewasa, panjang 1 – 2 meter.

Halu berpasangan dengan jubleg atau lisung.

Arti Léléngkah Halu

Makna kiasan ungkapan léléngkah halu adalah belajar berjalan (diajar leumpang). Bayi umur kurang lebih 1 tahun biasanya sudah léléngkah halu. Jalannya tertatih-tatih tidak ajeg. Beberapa langkah jatuh, terus begitu sampai akhirnya lancar dan bisa berlari.

Selain dikiaskan belajar berjalan, léléngkah halu juga sering dikiaskan pada proses awal atau sedang belajar merintis usaha. Ketika memulai usaha baru, orang-orang biasanya meraba-raba, tertatih-taih, dan kadang rugi.

Orang dewasa harusnya belajar pada bayi umur 1 tahun. Bayi yang sedang belajar berjalan tidak pernah menyerah walaupun mengalami kesulitan dan jatuh berkali-kali. Coba bayangkan jika waktu bayi kamu menyerah belajar jalan, mungkin hari ini kamu tidak bisa berjalan kaki.

Jika ketika masih bayi saya sudah gigih belajar dan berlatih, apalagi kalau sudah dewasa seperti sekarang. Sejak kecil kamu adalah pejuang tangguh yang pantang menyerah!

Contoh Kalimat

Dede nuju lelengkah halu, kade ngasuhna teu kenging cileureun. Artinya Dede sedang belajar berjalan, awas ngasuhnya jangan meleng.

A: Usaha naon ayeuna B? (Usaha apa sekarang B?)

B: Keur ngeureuyeuh nyieunan tas gunung, masih keneh lelengkah halu euy. (Lagi merintis bikin tas gunung, masih belajar bro.)

Baca juga: Arti Sabiwir Hiji dan Contoh Kalimatnya

Demikianlah, semoga penjelasan singkat ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *